Trans TV – minggu, 21 Oktober 2012 , 16 : 30 WIB
Pada Acara INVESTIGASI
Mengangkat berita tentang maraknya aksi pemalakan di
kota-kota besar
Tim investigasi melakukan survei ke beberapa wilayah
& dapat di temui beberapa kelompok yang
Suka beraksi untuk memalak,
kelompok tersebut kemudian di wawancarai oleh tim investigasi dengan
menyamarkan muka & suara pelaku.
Setelah
di wawancarai dapat di ketahui bahwa mereka beraksi secara bersamaan
(rame-rame)
Untuk memeberikan tekanan kepada
korban, kemudian mereka di minta untuk mempraktekan aksi mereka , tidak
tanggung-tanggung mereka tidak segan untuk memalak korban dalam keadaan yang
ramai seperti di pasar, mall, di pinggir jalan raya, dll.
Cara
mereka memilih korban cuma dengan melihat penampilan korban serta melihat dari
barang-barang yang di bawa oleh korban, dalam beraksi mereka pintar dalam
mengendalikan tempo
Ada saatnya mereka membentak
korban ada juga saatnya mereka lembut terhadap korban, yang paling mereka
waspadai adalah jika korban sampai berteriak. “ujar si pelaku”
Kebanyakan
barang yang mereka ambil berupa uang/dompet, asesoris/perhiasan, gadget/ponsel,
dll. Dalam beraksi pun terkadang mereka suka sadis, dari pengakuan &
penjabaran si pelaku sebagai berikut : “kalo kami lagi dalam keadaan normal
(sadar) mungkin bakal baik-baik aja, tapi kalo kami lagi dalam keadaan tidak
normal (mabuk) ya kami bisa aja ga sadar klo sampai menganiaya korban.” (O_O)
Komentar saya :
Bagaimana
pun juga memalak sudah termasuk tindak kriminal yang merugikan orang lain
Alasan mereka melakukannya bukan
karena foktor lain melainkan pasti karena faktor ekonomi,
Penganguran & tidak tau lagi
bagaimana cara mencari uang yang benar (halal), faktor lain yang mempengaruhi diantaranya :
Ø Kurangnya
pendidikan
Ø Ekonomi
yang kurang merata
Ø Malas
Dari sini dapat kita ambil
pelajaran bahwa kejahatan/kriminalitas ada di mana-mana
Dan dapat dilakukan oleh berbagai kalangan (muda maupun
tua).
Semua berawal dari niat pelaku serta di dukung adanya
kesempatan dan tujuan si pelaku.
Cara
kita menghindarinya ya belajar dari info di atas tadi, jangan terlalu
memperlihatkan harta yang anda punya, bawa barang / perhiasan seperlunya agar
tidak menarik aksi pelaku, jika merasa di ikuti segera cari tempat ramai &
aman.
Semakin
tinggi tingkat kriminalitas sebuah negara berarti semakin menunjukan bahwa
masih kurang meratanya pendidikan & ekonomi di negara tersebut. Semakin
hari semakin banyak pelaku kejahatan. Tapi masih mending yang
melakukankejahatan secara terang-terangan seperti di atas , dari pada melakukan
kejahatan dengan menggunakan dasi & mengambil uang negara secara diam-diam
untuk kepentingan pribadi. Mau jadi apa
negara ini. ?








