Kamis, 15 Maret 2012

Sistem Manajeman Database


Sistem Manajemen Database

Apakah yang dimaksud dengan sistem manajemen database? (Database Management System=DBMS). 
  Sistem manajemen database adalah sistem berbasis komputer untuk mendefinisikan, membuat, memanipulasi, mengawasi, mengatur, dan menggunakan database.
  Sebuah database adalah kumpulan dari integrasi data yang terorganisir seperti byte, ruas, rekod, dan file.
  DBMS adalah menggantikan sistem manajemen file lama dan dengan demikian meningkatkan integritas data dan kemandirian, serta mengurangi pemborosan data.

Fundamental DBMS
                                                                                                        
  DMBS membutuhkan kapasitas penyimpanan besar, biasanya menggunakan magnetic tape, hard disk, CD-ROM, dan sistem penyimpanan (mass storage systems).
  Perangkat lunak DBMS biasanya termasuk bahasa query, penulis laporan, utiliti, kamus data, dan log transaksi.
  Perangkat keras: Menghitung kapasitas penyimpanan
  Perangkat lunak: Pengawasan 

Jenis Organisasi Database

Tiga jenis umum struktur database adalah:
  Hirarkis: pada struktur database hirarkis, ruas atau rekod diatur dalam kelompok yang berhubungan menyerupai ranting pohon
  Jaringan: database jaringan hampir sama dengan hirarkis, tetapi masing-masing anak rekod dapat memiliki induk lebih dari satu rekod
  Relasional: Jenis pengorganisasian yang paling fleksibel, database relasional  menghubungkan data di dalam file berbeda melalui penggunaan suatu ruas kunci, atau elemen data umum.

" Database Hirarkis ,  Database Jaringan ,  Database Relasional "

Administrasi Database

  Organisasi pada umumnya yang menugaskan seorang administrator database (database administrator=DBA) untuk mengatur database dan aktivitas yang berkaitan.
  Administrator database memiliki enam tanggung jawab utama yaitu: (1) desain database, (2) implementasi dan operasionak database, (3) koordinasi dengan pengguna, (4) backup dan recovery, (5) memantau capaian, dan (6) keamanan sistem.

Keunggulan DBMS
  Suatu DBMS dapat memperkecil pemborosan data, mengijinkan kemudahan memperbarui file, memaksimalkan integritas data dan indevendence, menyederhanakan pemeliharaan, meningkatkan produktivitas pemakai dan keamanan data, serta menstandardisasi definisi data.

Keterbatasan DBMS
  DBMS adalah kompleks; perencanaan matang dan substansial diperlukan sejumlah keahlian teknis untuk implementasi dan memelihara sistem
  Biaya berkaitan dengan pengembangan dan operasi dari corporate DBMS menjadi substansial seperti perangkat lunak dan perangkat keras didapat, tenaga dukungan teknis, dan tenaga operasional
  Konsolidasi dari keseluruhan sumber daya informasi bisnis ke dalam DBMS dapat menciptakan sifat mudah rusak yang lebih tinggi. Jika terjadi bencana alam, kebarakan, atau bahkan perangkat keras atau perangkat lunak bermasalah dapat menyebabkan hilangnya file database.


Kepemilikan Database
Database kecil dan besar dapat dikelompokkan:
  Perorangan: pada dasarnya sebuah database komputer mikro yang digunakan oleh satu orang
  Perusahaan: database bagi pakai oleh beberapa pengguna dari satu perusahaan dalam satu lokasi
  Terdistribusi atau kepemilikan: adalah database bagi pakai oleh beberapa pengguna dari satu perusahaan yang mana adalah pemilik database, tetapi data disimpan di beberapa lokasi yang dihubungkan pada berbagai jaringan komunikasi.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar